MAMASA – Personel Polsek Aralle melalui Ps. Kanit Binmas, Aiptu Armin, melaksanakan kegiatan monitoring dan pendataan terhadap warga yang melakukan panen jagung di Desa Hahangan, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (25/07/2026) sekira pukul 08.00 Wita.
Dalam laporannya kepada Kapolres Mamasa, Kapolsek Aralle Iptu Nasruddin menyampaikan bahwa monitoring dilakukan terhadap lahan milik Sdr. Salwin seluas 0,5 hektare. Hasil pantauan menunjukkan proses panen berjalan lancar, namun dengan catatan khusus terkait pasca-panen.
“Hasil panen milik Sdr. Salwin dalam bentuk utuh sudah dikupas. Hal ini dikarenakan belum tersedianya alat penggiling (Dros) di Desa Hahangan,” ujar Iptu Nasruddin dalam laporannya.
Meski demikian, kondisi infrastruktur di desa tersebut dinilai sangat mendukung distribusi hasil pertanian. Akses jalan yang bagus memungkinkan biaya mobilisasi atau angkutan tetap rendah, sehingga memudahkan jika jagung tersebut akan dijual ke luar desa atau disetorkan ke Bulog.
Namun, adanya tingginya kebutuhan pakan ternak berupa jagung di kalangan masyarakat Desa Hahangan membuat pemilik lahan memilih untuk menjual hasil panennya secara lokal kepada warga setempat. Langkah ini selain membantu pemenuhan kebutuhan pakan ternak warga, juga memperkuat sirkulasi ekonomi di tingkat desa.
Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendata potensi pertanian wilayah hukum Polsek Aralle serta memastikan kelancaran distribusi hasil bumi demi mendukung ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat.
Humas Polres Mamasa
Polda Sulbar













