MAMASA – Guna mengatasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berpotensi merusak ekosistem serta mengganggu aktivitas masyarakat, Kapolres Mamasa AKBP Ariantony Utama Bangalino, S.H., S.I.K., memimpin langsung operasi pemadaman api di wilayah Kelurahan Mamasa, Kecamatan Mamasa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (15/8/2026) pukul 14.30 WITA.
Lokasi kejadian berada di area Jl. Poros Mamasa – Lambanan, tepatnya di lingkungan Ne’mai. Dalam aksi tersebut, terlihat adanya sinergitas kuat antara unsur keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Selain Personil Polres Mamasa dan jajaran Polsek, turut hadir personel dari Kodim 1428/Mamasa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamasa, serta warga masyarakat setempat yang bahu-membahu memadamkan api.
Hadirnya Bupati Mamasa Welem Sambolangi, S.E., M.M. di lokasi kejadian menunjukkan seriusnya perhatian Pemerintah Kabupaten Mamasa terhadap penanganan bencana alam ini. Kehadiran orang nomor satu di daerah tersebut juga memberikan motivasi bagi seluruh petugas dan relawan untuk bekerja lebih cepat dan efektif dalam mengendalikan titik api agar tidak meluas.
Kapolres Mamasa, AKBP Ariantony Utama Bangalino, menyatakan bahwa respons cepat dan kerja sama lintas sektor merupakan kunci utama dalam penanggulangan Karhutla. “Kami menggerakkan semua elemen, mulai dari TNI, Polri, BPBD, hingga masyarakat. Dengan koordinasi yang solid, kami optimis api dapat dipadamkan sepenuhnya dan tidak menimbulkan dampak lanjutan,” ujar Kapolres.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih terus dilakukan secara intensif oleh gabungan personel dan masyarakat. Situasi di lapangan terpantau kondusif meskipun asap sempat menyelimuti area sekitar. Petugas juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di musim kemarau.
(Humas Polres Mamasa / Polda Sulbar)













