Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Ekonomi & Bisnis

PT Alaska Serahkan Kompensasi ke Empat Desa Lingkar Tambang Morowali

×

PT Alaska Serahkan Kompensasi ke Empat Desa Lingkar Tambang Morowali

Sebarkan artikel ini
Suasana penyerahan kompensasi dari PT Alaska Dwipa Perdana kepada empat desa lingkar tambang, Selasa (22/9/2026). | Ext-ADP.
Suasana penyerahan kompensasi dari PT Alaska Dwipa Perdana kepada empat desa lingkar tambang, Selasa (22/9/2026). | Ext-ADP.

Morowali, NewsOne.id – PT Alaska Dwipa Perdana atau PT Alaska serahkan kompensasi kepada empat desa lingkar tambang di Kecamatan Witaponda, Morowali. Penyerahan berlangsung di Kantor Kecamatan Witaponda, Selasa (22/9/2026).

Empat desa tersebut mencakup Solonsa, Solonsa Jaya, Ungkaya, dan Moahino. Sekretaris Camat Witaponda, Sanra Basrun, ST., menerima kompensasi tersebut mewakili empat desa.

banner 325x300

Total kompensasi mencapai Rp326.521.100. Perusahaan menghitung pembayaran berdasarkan nilai Rp5.000 per metric ton. Adapun total volume yang menjadi dasar perhitungan mencapai 65.304,24 ton.

PT Alaska Serahkan Kompensasi Berbasis Volume Produksi

Nilai tersebut menunjukkan hubungan antara volume produksi dan besaran kompensasi.

Transparansi tersebut membantu masyarakat memahami mekanisme pemberian kompensasi.

Pada sisi lain, pemerintah desa memiliki peran dalam mengelola penyaluran kepada masyarakat.

Mekanisme itu juga membuka ruang koordinasi antara perusahaan dan pemerintah setempat. Dengan begitu, proses penyaluran dapat menyesuaikan kondisi masing-masing desa.

PT Alaska Serahkan Kompensasi, Dorong Penyaluran Tepat Sasaran

PT Alaska serahkan kompensasi sekaligus mendorong pemerintah desa memperhatikan masyarakat terdampak langsung.

Perusahaan meminta pemerintah desa menyalurkan dukungan tersebut secara tepat sasaran.

“Pihak perusahaan meminta kebijakan pemerintah desa agar bantuan dari perusahaan dapat dibagikan secara tepat sasaran kepada masyarakat yg terdampak secara langsung.” demikian pernyataan pihak PT Alaska Dwipa Perdana.

Pernyataan tersebut menekankan pentingnya sasaran penerima dalam proses distribusi.

Selanjutnya, pemerintah desa dapat mempertimbangkan kondisi masyarakat berdasarkan kebutuhan di lapangan.

Langkah tersebut juga dapat membantu mengurangi potensi kesenjangan dalam penerimaan manfaat.

 

Empat Desa Masuk Wilayah Lingkar Tambang

Solonsa, Solonsa Jaya, Ungkaya, dan Moahino menerima kompensasi dalam kegiatan tersebut. Keempat desa berada dalam wilayah lingkar tambang di Kecamatan Witaponda.

Kondisi tersebut membuat hubungan perusahaan dengan masyarakat menjadi penting.

Selain kompensasi, hubungan tersebut membutuhkan komunikasi yang berlangsung secara berkelanjutan.

Pemerintah desa memahami kondisi sosial masyarakat pada wilayah masing-masing. Sementara itu, perusahaan memiliki ruang untuk mendukung berbagai program kemasyarakatan.

 

PT Alaska serahkan kompensasi dalam konteks hubungan yang lebih luas dengan desa lingkar tambang.

Perusahaan juga menyampaikan harapan untuk memperkuat kemitraan dengan pemerintah desa.

Kemitraan tersebut mencakup pemberdayaan masyarakat dan berbagai program di masa mendatang.

Selanjutnya, kedua pihak dapat mengembangkan bentuk kerja sama sesuai kebutuhan wilayah.

Pendekatan itu menempatkan kompensasi sebagai salah satu bagian dari hubungan kemitraan.

Sementara itu, program pemberdayaan dapat memberikan manfaat dalam jangka lebih panjang.

Namun, pelaksanaannya tetap membutuhkan komunikasi dan koordinasi secara konsisten.

Peran Pemerintah Desa dan Kecamatan

Keterlibatan pemerintah dalam proses penyerahan memperkuat koordinasi antarunsur terkait. Sanra Basrun menerima kompensasi atas nama empat desa penerima.

Dengan demikian, proses penyerahan melibatkan pemerintah Kecamatan Witaponda.

Berikutnya, pemerintah desa memiliki tanggung jawab dalam mengarahkan penyaluran sesuai sasaran.

Informasi mengenai penerima juga menjadi bagian penting dalam menjaga keterbukaan.

Masyarakat membutuhkan kejelasan mengenai nilai, dasar perhitungan, serta mekanisme distribusi.

Karena itu, komunikasi publik dapat membantu menjelaskan proses tersebut kepada warga.

Menjaga Keberlanjutan Hubungan

Hubungan perusahaan dengan masyarakat lingkar tambang tidak hanya menyangkut aspek ekonomi.

Komunikasi juga berperan dalam membangun hubungan sosial di sekitar wilayah operasional.

Dalam konteks tersebut, perusahaan berharap kemitraan dengan pemerintah desa terus berjalan.

Perusahaan juga mengaitkan kemitraan dengan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, perusahaan membuka ruang bagi program bantuan pada masa mendatang.

Kerja sama yang konsisten dapat membantu kedua pihak memahami kebutuhan masyarakat.

Pada saat yang sama, koordinasi dapat mendukung kelancaran kegiatan perusahaan.

Dengan koordinasi yang baik, hubungan perusahaan dan desa dapat terus berkembang.

PT Alaska Dwipa Perdana berharap kemitraan tersebut mendukung masyarakat di wilayah lingkar tambang.

Perusahaan juga berharap hubungan tersebut dapat mendukung kelancaran dan keberlangsungan produktivitas.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *